Buku Tak Ingin Jadi Kiai

Kode: BK 1120
Harga Buku:
Rp. 50.000 

Penulis : H Mahrus Ali
Penerbit : Laa Tasyuki Press
Resensi
Buku “Tak Ingin Jadi Kiai” ini merupakan refleksi atas kesadaran diri dari sosok yang tidak hanya dididik dan dibesarkan oleh tradisi NU, tetapi telah mengajarkan dan menyebarkan tradisi NU itu sendiri, namun setelah menemukan ajaran Nabi  yang diyakini sebagai ajaranIslam yang murni dan bersih, yang belum tercampuri oleh berbagai tradisi asing, maka H. Mahrus Ali  ingin mengubur tradisi lama dan menyebarkan tradisi yang menurutnya sebagai Islam yang benar. Adapun label NU disandangkan pada setiap bukunya, semata karena ingin memperoleh perhatian kepada orang yang pernah didakwahi dengan metode dan cara NU, dalam hal ini orang-orang dan komunitas NU.
Pelabelan nama NU semata untuk menarik (kembali) semua amaliah-amaliah yang sudah kadung dia dakwahkan dan tersebar luas, dan dia ingin mencuci bersih apa yang telah didakwahkannya dahulu. Oleh karena itu, sebagai orang yang telah mengetahui yang benar, dia menganjurkan umat Islam, khususnya orang yang pernah menerima dakwahnya dahulu, untuk melaksanakan Islam yang benar sebagaimana yang diterima Nabi dan diajarkan kepada sahabatnya.
Karya tulis H. Mahrus Ali yang dihasilkan setelah melalui sebuah perenungan dan penelitian terhadap sumber otentik Islam, tidak hanya sebagai bentuk pertanggungjawaban sebagai seorang muslim yang sudah terlanjur telah menyebarkan ajaran Islam yang penuh dengan amaliah bid’ah di masa lalu, tetapi layak dibaca bagi siapapun yang menginginkan dalil sebelum melakukan sebuah amaliah, khususnya yang dikategorikan sebagai amalan sunnah untuk membedakan dengan amalan bid’ah. Hal yang tidak bisa dihindari adalah munculnya respon negatif dari para pengikut yang terlibat aktif dalam amaliah yang disebut sebagai  amaliah bid’ah, syirik, dan kufur, khususnya masyarakat NU.
Buntut dari respon negatif berupa sikap kaget dan berbentuk sikap dan perilaku yang tidak produktif, seperti caci maki, cemooh, dan berbagai tuduhan terhadap penulis. Bahkan tidak sedikit yang mengarah pada m tindakan kekerasan. Hal itu disebabkan tulisan penulis buku ini dianggap menyinggung perasaan atau melecehkan sebuah institusi atau ormas terbesar di Indonesia. Alangkah indahnya jika respon negatif itu diganti dengan munculnya buku bantahan sehingga tidak hanya memberikan kontribusi positif, berupa pendidikan moral akademik, tetapi juga pendidikan akhlak Islam.
Buku yang berada di hadapan anda ini juga menjelaskan tentang sejumlah orang yang pernah dibesarkan dalam tradisi NU, Namun dalam perjalanan waktu, pertahanan mereka itu ambrol juga sehingga mereka mantap menyatakan keluar dari tradisi bid’ah itu. Mengapa ? Temukan jawabannya dibuku ini.
Share this post :

Posting Komentar

Kontak Kami



Telp/sms

08994147005

02749734503


Pin bb:

32516447

Cs Kami

Cek Pengiriman

TIKI:
JNE:

Popular Post

Iklan Murah

 
Support : | |
Copyright © 2011. Toko Online Murah - All Rights Reserved

|